Untitled

Bolehkan aku bercerita tentang harapanku ke kamu?. Sederhana. Suatu waktu aku ingin mengajakmu menikmati suasana malam. Kita duduk berdua berdampingan dan berbincang-bincang tentang keseharian kita dan kita tertawa. Kemudian aku mengambil kamera digital dari dalam tasku untuk memotretmu. Memotret wajahmu. Kamu tersenyum memperlihatkan gigi-gigimu yang agak berantakan namun indah. Serta lesung pipimu yang sengaja kau pamerkan padaku. Malam itu sekitar pukul 8 malam, aku kembali duduk disampingmu. Menatap wajahmu dalam. Namun aku tahu aku tak boleh terlalu lama memandangmu. Ada setan di sekeliling kita yang menggoda ku untuk bertindak tidak baik. Jadi aku tetap memandangmu secara wajar. Kita kembali berbincang diantara temaram lampu-lampu kota ditemani kacang rebus hangat. Cemilan kesukaanku :). Kemudian kamu bertanya. “Apa yang kamu pikirkan sekarang?”. “Aku berfikir tentang kita. Kita selamanya” Jawabku. Dan kamu kembali tersenyum. Masih dengan lesung pipi dan wajah putihmu 🙂

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *