Buka Bersama (Part 1)

Dimanapun tempatnya, kebersamaan itu selalu bisa memberi rasa bahagia bagi yang menjalaninya. Bersama siapa saja, kapan saja. Apalagi lagi jika kebersamaan tersebut terjadi di bulan Ramadhan.

Nyatanya bulan Ramadhan memang waktu yang paling gampang untuk ngumpulin orang-orang. Dengan ajakan buka bersama orang akan cenderung mengiyakan. Ada beberapa orang yang beranggapan bahwa buka bersama itu terlalu mainstream. Terlalu banyak orang mengadakan buka bersama di bulan Ramadhan. Sekedar pamer, atau cuma formalitas untuk menunjukkan bahwa seseorang benar-benar berpuasa.

Whatever, Bagi saya buka puasa tetap menyenangkan. Ada kebersamaa disana. Terlebih lagi jika buka puasa tersebut mempertemukan teman-teman lama yang sudah lama tak bertemu. Itu sangat luar biasa. Sore ini pun saya mengalaminya. Saya buka bersama teman-teman angkatan 2008. Meski cuma bersembilan, rasanya begitu menyenangkan. Lebih menyenangkan daripada buka sendirian di kamar kos pake air putih+plus roti tawar ;p.

Buka bersama sore ini sekaligus sebagai bentuk ucapan syukur salah satu teman yang baru saja lulus sidang skripsi. Jadi, biaya buka bersama sore ini dia yang tanggung. Saya dan teman-teman lain cuma bisa mengucapkan selamat atas kelulusannya serta terima kasih atas traktiran ayam bakarnya :). Semoga segala yang dicitakan segera tercapai *amin*

Huge thanks for the “traktirannya” Mr.B aka Bandung Setiyadi. Selamat menjadi sarjana muda :). Yg lain, ayo segera nyusul sidang biar bisa pakai toga+foto bareng :’)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *