Filosofi Kopi

Manusia itu diciptakan untuk saling melengkapi, selalu ada “kamu” yang menjadi bagian hidup manusia. Entah itu kamu yg berupa pendamping hidup, kamu yg berupa sahabat atau kamu dalam arti lain yang intinya adalah mereka yg ada disekeliling kita. Karena mustahil manusia bisa hidup sendiri.

“Kamu”(mereka) adalah kopi sedangkan “aku”(kita) adalah sebuah cangkir kosong. “Kamu”(mereka)lah yang mengisi hari-hari kita dengan kehangatan di sebuah pagi yg dingin atau malam yg sepi tanpa bintang. Di hari-hari kita yang kosong. Dan isi itu adalah perpaduan antara manis dan pahit. Ada dari mereka yg kadang membuat kita menjadi orang yg tak berguna, tidak suka dengan diri kita dan apa yg kita lakukan, mereka menjatuhkan kita- pahit. Ada juga dari mereka yang begitu senang dengan kita, selalu tersenyum dan memberi kita ruang untuk berbagi dan menunjukkan jati diri – manis. Itulah pahit dan manis yang berkombinasi menjadi sebuah kenikmatan, seperti secangkir kopi hangat di pagi hari. Dan satu hal yang harus diingat adalah “kamu”(mereka) tak akan selamanya ada di dekat kita. Mereka akan berganti. Datang dan pergi. Seperti manusia yang dihidupkan, kemudian dimatikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *