Gang Rindu

Aku pertama kali melihatmu duduk di pojok gang yang kuberi nama gang rindu

Gang yang pertama kali menunjukkan segalanya tentang kamu

Dengan wajah dingin namun syahdu berbalut kerudung hijau.

Kau memegang teh manis dalam kantong plastik di tangan kirimu

Sambil sesekali menundukkan wajah lalu menoleh

Kau tampak anggun…

Tak ada rasa yang aneh saat pertama aku melihatmu

Semua berjalan seperti biasa

Aku masih pada diriku yg biasa. Acuh pada wanita

Hingga suatu hari kau tak lagi ada disana

Meninggalkan gang rindu malang dalam sepi

Entah kemana…

Ada yang bilang kalau rindu itu datang setelah apa yang kita miliki pergi

Bahkan aku tak tahu kau pergi kemana. Aku merasa kehilangan

Aku merindukan pagi bersama jus jambu

Alasan yang membawaku menatapmu

Matamu yang bening dan lesung pipimu yang manja

Dimanapun engkau. Jaga dirimu

Semoga waktu berbuat bijak. Membawamu kembali

Comments

  1. erick

    mmm .. baca” dari blog agan kayaknya lagi kangen inung ea?
    qw bisa bantuin agan wat ketemu ma dy .. tp btw agan punya modal apa brani deketin inung ?

  2. Genyta Riviasari

    ea nuh. . mbak inung uda yang mau ngelamar.. mgkin bulan mei tar. . kakak aq yg komen paling atas ntu .. jangan mau kalo mas”nya disuruh yang aneh” ma dy. . bisa” masnya dikerjain tar . .
    n tenang aja, mbak inung sehat’ aja kok. skarang uda kerja d kantor, jadi ga nungguin di warung samping al-muayyat lagi,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *