Puisi Wisuda

Entah darimana saya mendapatkan puisi ini. Kalau nggak salah, saya mendapatkannya dari teman kos dulu saat masih semester tiga. “Bahagiaku surga mereka, dan deritaku pilu mereka”. Begitulah judul puisi itu.

Menurut saya puisi rese’. Tapi entah kenapa setiap kali mendengarkannya via earphone, hati ini jadi terharu juga. Puisi ini bercerita tentang seorang mahasiswi yang sedang menjalani prosesi wisuda. Bukan tentang wisudanya, tapi tentang ucapan terima kasihnya kepada orang tua yang selama ini telah berjuang untuk membiayai kuliah yang membuat saya begitu terharu.

Apalagi puisi ini dibacakan oleh seorang cewek sambil diiringi suara piano nan mellow. Ditambah lagi, di akhir puisi si cewek menangis kayak di drama-drama Korea. Hmmm

Saya sangat mengapresiasi puisi ini. Bukan cuma karna mengingatkan saya tentang prosesi wisuda yang entah kapan itu. Tapi juga untuk selalu berterima kasih kepada orang tua. Terutama ibu. It’s a kind of reminder what I need

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *